Minggu, 18 November 2012

Bandung Mawardi dalam Pelatihan Jurnalistik


            Rabu, 14 November 2012, bertempat di UNS (Universitas Sebelas Maret), Penulis terkenal yang juga sebagai alumnus UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) menyajikan kiat-kiat mempermudah mahasiswa untuk memulai menulis. Beliau, Bandung Mawardi didampingi Dr. Muhammad Rohmadi, M. Hum., dalam acara yang bertemakan “Pelatihan Menulis Artikel Pada Media Cetak Sebagai Pengembangan Softskill Mahasiswa” mengemukakan pentingnya menulis sebagai bekal mahasiswa dalam pembuatan skripsi karena notabene mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kemampuan berbicara yang baik tetapi juga kemampuan menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan yang dapat dipahami oleh pembaca. Dalam hal ini Bandung Mawardi menuturkan “Jangan pernah menunda untuk menulis apalagi dengan menyertakan banyak alasan.”
            Untuk bisa menjadi penulis yang handal tuturnya diperlukan latihan dan pantang putus asa terlebih bagi seorang pemula yang pengetahuan akan tata tulis masih sangat minim dan perlu waktu untuk meningkatkan pengetahuan. Dalam ceramahnya sebagai nara sumber, beliau juga menegaskan “Menulis merupakan hal untuk menguji kesabaran, dalam dua jam misalnya seorang pemula memulai menulis, tetapi hasilnya hanya berupa tulisan yang mungkin hanya sejumlah sepuluh baris. Jangan anggap bahwa apa yang dilakukan tersebut, yaitu duduk selama dua jam hanya mendapatkan sepuluh baris sebagai buang-buang waktu saja.”
            Pada acara ini, yang dimulai pukul 13.00 WIB sampai menuai kelar pukul 17.00 WIB banyak mahasiswa yang mengaku menjadi lebih percaya diri dalam menuangkan gagasannya. Pasalnya, beliau mengajak mahasiswa untuk benar-benar bisa menyampaikan gagasan yang ada dalam pikiran menjadi sebuah tulisan. Dimana dalam menyusun kalimat tentunya dibutuhkan kemamuan olah kata yang baik. Dalam cara yang diterapkan Bandung Mawardi untuk memancing olah gagasan mahasiswa yaitu dengan menentukan satu kata. Kata “hujan” misalnya. Dengan kata “hujan” mahasiswa diperkenankan untuk memikirkan apa saja yang berkaitan dengan hujan, intinya mahasiswa dituntut untuk memperbanyak kata “hujan” dalam tulisan yang akan dibuat. Penggunaan satu kata saja menurutnya menjadi pemicu untuk berpikir banyak hal. Kata “hujan” dapat dihubungkan dengan asmara, kekuasaan Tuhan, dan juga jalan yang berlubang yang terisi air ketika hujan turun sehingga mempersulit orang-orang untuk melaluinya. Beliau juga melatih kepekaan mahasiswa dengan menyuruh mahasiswa untuk menyampaikan gagasan yang berhubungan dengan kata-kata ampuh yang dijadikan sebagai pedoman dalam bertindak. Beliau menyarankan supaya mahasiswa menulis mengenai kata tersebut lalu dijelaskan secara lebih rinci, dalam hal ini juga diperbolehkan untuk menceritakan dari manakah kata-kata tersebut diperoleh. Mahasiswa juga sangat antusias untuk mengikuti ceramahnya. Beliau dalam ceramahnya menekankan bahwa menulis bukan sebagai ajang untuk mencapai ketenaran, popularitas, apalagi untuk mencari uang. Menulis merupakan cara memberi kepada banyak orang, dengan menulis maka akan terjalin hubungan antar manusia melalui imajinasi. Apabila tulisan yang dibuat dibaca banyak orang, maka semakin banyak pula seorang penulis memberi kepada orang lain. Dalam acara ini, beliau mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi dan memulai menulis.
            Acara yang dilaksanakan tepat di aula gedung F FKIP UNS  diikuti oleh mahasiswa UNS angkatan 2012 dan dimeriahkan oleh doorprice berupa buku-buku yang sudah disediakan sebelumnya oleh nara sumber handal, Bandung Mawardi untuk mahasiswa yang aktif bertanya dan beraspirasi.
            Wujud pentingnya jurnalistik dalam kehidupan mahasiswa, yaitu adanya kegiatan berupa penulisan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) sebagai Ilmiah teknis yang membutuhkan kemampuan tulis menulis yang luar biasa. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud perhatian terhadap jurnalistik bagi mahasiswa awal yang belum paham benar mengenai kehidupan kampus yang tak lepas dari kegiatan tulis-menulis. Kegiatan jurnalistik nantinya juga dilaksanakan dengan mengikutsertakan mahasiswa lama yang kemungkinan masih sangat membutuhkan pelatihan tulis-menulis. Dalam hal ini menunjukkan besarnya perhatian pengajar kampus terhadap anak didiknya guna pencapaian pencerahan dalam bidang tulis-menulis.
            Bandung Mawardi menjelaskan bahwa untuk menulis jangan sertakan ungkapan “saya ingin menulis”. Tuturnya menulis yang disertai keinginan hanya sebagai keinginan saja padahal keinginan manusia sangat luar bisa banyak. Keinginan ini, keinginan itu. Maka untuk menulis hilangkan kata “ingin” sehingga menjadi “saya menulis”.
            Sebagai penulis ternama, beliau menyampaikan bahwa menulis merupakan ajang untuk membawa manusia kembali pada suasana hening setelah seharian menemui keramaian dalam aktivitas harian. Menulis mengajak si penulis untuk teringat pada keheningan. Dimana dalam kondisi dan suasana hening manusia mampu berpikir bagaimanakah sebenarnya hidupnya dan mampu untuk teringat pada Tuhan yang mungkin dalam do’anya dan pendekatan pada Tuhan hanya dalam hitungan menit. Dalam ceramah yang mengasyikkan, penulis ini menyertakan latar belakang tentang kehidupannya. Selain sebagai penulis pada berbagai media ternama di Indonesia, baru-baru kemarin beliau juga mengisi seminar internasional yang diadakan di Bali. Dahsyatnya seminar ini diikuti oleh sejumlah tiga ratus orang dari tiga puluh tiga negara dunia.
            Kehadiran Bandung Mawardi dalam acara ini menjadi motivator tersendiri bagi para mahasiswa. Dia, seorang yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam bidang kepenulisan. Kondisi demikian menjadi momen yang sangat berharga bagi perkembangan selanjutnya mahasiswa dalam berkiprah pada bidang ini. Banyak hal-hal baru yang didapatkan sebagai buah keberhasilan ceramahnya. Hal ini sungguh luar biasa.

0 komentar:

Posting Komentar

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html