Jumat, 31 Mei 2013

REWARD AND PUNISHMENT

Tidak ada salahnya jikalah dalam menjalankan pendidikan diperlukan adanya reward and punisment. Hal ini akan sangat bermanfaat jika dilaksanakan secara serius. Bagaimana tidak, dalam kehidupan sekolah diperlukan adanya kedisiplinan guna menjaga keharmonisan dan kehidupan yang teratur. Bukan semata-mata untuk mengendalikan dan mengkukung semua penghuni sekolah tetapi lebih kepada pengajaran hidup disiplin waktu dan aturan. Apabila terdapat sebuah aturan maka reward dan punisment yang ada dalam aturan tersebut setidaknya tidak untuk dilanggar. “Aturan ada untuk dilanggar” marak bukan tulisan dan slogan seperti ini. Apakah memang sudah menjadi budaya bahwa adanya aturan untuk dilanggar, jadi kalau aturan ditepati itu justru salah dan tidak menarik. Sungguh pandangan yang keliru. Ya, inilah penghambat keteraturan, inilah ketetapan yang sering terjadi di dunia pendidikan. Iming-iming karena kasihan, karena toleransi, karena jiwa manusia. “Dia sudah melakukan pelanggaran, tetapi kenapa tidak ditetapkan sanksi atas tindakannya”, jawabannya “Saya masih memiliki jiwa kemanusiaan, maka pantaslah bagi saya untuk tidak menghukumnya”. Semata-mata mengedepankan manusia. Memang manusia untuk didepankan, tetapi apakah benar membiarkan manusia tetap pada keadaan yang buruk yang senang menghadapi tindakan melanggar, benarkah membiarkan manusia berada dalam ketidakbaikan, lalu apakah keadaan demikian akan terus berlanjut sepanjang keberadaan manusia.
Berikut ada sebuah cerita mengenai seorang kepala sekolah SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, Pak Sutarno.
Saat itu kondisi sekolah masih sangat sederhana. Pak Tris pun mengajak semua guru untuk merumuskan sejumlah langkah terobosan untuk membuat perubahan besar di sekolah. Salah satu hasil musyawarah yang disepakati adalah pentingnya penerapan disiplin bagi semua warga sekolah. Bagi guru, kepala sekolah, maupun staf tata usaha yang terlambat, dikenai hukuman berlari di halaman sekolah dan disaksikan para murid.
Sebelum kesepakan itu dibuat, Pak Tris sebagai kepala sekolah hampir tidak pernah terlambat, meskipun harus menempuh perjalanan puluhan kilometer. Ketika ia sengaja terlambat, tak ada seorang pun guru atau staf tata usaha yang menghukum Pak Tris. Tetapi Pak Tris sebagai kepala sekolah tetap konsisten mematuhi kesepakan rapat. Ia pun berlari di halaman sekolah disaksikan oleh para murid dan guru-guru. Ketika jam istirahat, Pak Tris menanyakan kepada guru dan staf tata usaha, mengapa ia tidak dihukum. Para guru dan staf tata usaha pun menyampaikan kalau mereka tidak enak harus menghukum pimpinan mereka sendiri.
“Terima kasih jika bapak dan ibu merasa tidak enak untuk menghukum saya. Tetapi mohon diketahui bahwa sikap seperti itulah yang selalu menghambat perubahan. Karena menjadi tidak komit dan konsisten dengan kesepakan kita. Karena bapak dan ibu tidak menghukum saya, maka saya menghukum diri saya sendiri,” Begitulah kurang lebih yang disampaikan Pak Tris kepada guru dan staf tata usaha ketika itu.
Dengan pelaksanaan reward and punisment secara adil, Pak Tris telah sukses menghijrahkan SD Muhammadiyah Sapen dari kondisi sangat memprihatinkan menjadi berpredikat sangat membanggakan. Bahkan sekarang, setiap bulannya sekolah ini selalu menerima tidak kurang dari 20 rombongan tamu studi banding dari seluruh Indonsia.

Apakah dalam pandangan kita semua masih ada manfaatnya jika tetap mempertahankan budaya lama tanpa ada perubahan kepada kebaikan. Bukankah dengan menjalankan semuanya berdasarkan aturan yang ada akan sangat mudah dalam pengadministraian segala unsur dan komponen pendidikan. Setiap manusia dapat berubah dan tidak ada salahnya jika kita berubah mulai dari yang terkecil, mulai sekarang dan mulai dari yang kita bisa. Maka kesimpulannya adalah bahwa kedisiplinan adalah rahasia mencapai perubahan-perubahan positif.  
Lokasi: Surakarta, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html