“Hm Shalat Subuh kan bisa dilakukan langsung setelah bangun
tidur.”
= = = Kalau bangun tidurnya jam 9 pagi gimana = = =
Nah ini dia teman-teman yang menjadi problem bagi kebanyakan
muslim.
Rasulullah Shalallahu
‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Waktu
Shalat Subuh dari terbit fajar sampai terbit matahari.” (HR Muslim)
Shalat Subuh merupakan shalat yang sulit (bisa dikatakan)
karena waktunya yang singkat dan enak untuk tidur. Jangan heran jika kebanyakan
muslim memilih untuk merebahkan tubuhnya di bawah selimut tebal. Jangan heran
pula jika hal ini juga pernah saya alami. Sebelum saya memahami keharusan
shalat pada waktunya, saya mengabaikannya. Tetapi teman, setelah saya paham,
hal tersebut dengan sekuat tenaga saya tinggalkan.
“Sesungguhnya shalat
yang paling berat bagi orang munafik adalah Shalat ‘Isya dan Shalat Subuh.
Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka
akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. Sungguh, aku inngin
menyuruh melaksanakan shalat, lalu shalat itu ditegakkan, kemudian aku
perintahkan seseorang untuk mengimami shalat bersama orang-orang. Kemudian
beberapa lelaki berangkat bersamaku dengan membawa kayu yang terikat,
mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat berjama’ah, sehingga aku
bakar rumah mereka.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Teman-teman menjadi ujian bagi kita, apakah kita akan berada
di bawah selimut tebal ataukah bangun, berwudhu, lalu Shalat Subuh. Teman-teman
semua tergantung pada kita, jika kita sudah paham keharusan menunaikannya dan
keberadaan kuatnya niat dihati, maka kita pun paham apa yang harus kita pilih.







0 komentar:
Posting Komentar